1.Belajar tata cara membaca Q.S.Al-Ma'un dengan Baik dan Benar
2. Menulis dan Menghafal Q.S.Al-Ma'un beserta artinya
3. Merangkum Isi Kandungan Q.S.Al-Maun
(Hasil nya bisa di photo dan di japrikan ke Nomor 087827115444)
Anak-anaku sekalian alhamdulillah sekarang ini kita sudah memasuki semester 2 tetap semangat ya belajarnya meskipun masih Daring. Ingsya Allah nanti juga kita pasti akan masuk lagi belajar seperti biasa di sekolah,untuk saat ini sabar saja karena Allah akan selalu bersama orang yang sabar dan bagi orang yang bersabar akan di cukupkan pahala tanpa batas
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas”. (QS. Az Zumar :10).
Baiklah langsung saja materi daring kali ini Mari Belajar al-Qur’ān Surat al-Mā’ūn. Silahkan kalian dapat simak video di bawah ini untuk mengetahui bagaimana tatacara membaca Q.S.Al-Ma'un dengan baik dan benar !
Sesudah kalian belajar bagaimana tata cara membaca Q.S.Al-Ma'un dengan baik dan benar. SIlahkan kalian tulis dan hafalkan Q.S.Al-Ma'un di bawah ini lengkap dengan artinya kemudian hafalkan ya!
Isi Kandungan Al-Qur’ān Surat al-Mā’ūn
Allah Swt. mengawali surat ini dengan pertanyaan “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?” Pertanyaan itu dijawab sendiri oleh Allah Swt ,seperti berikut:
Orang yang mendustakan agama itu mempunyai ciri sebagaimana berikut:
1. Orang yang menghardik anak yatim. Menghardik maksudnya membentak atau menyakiti fisik maupun perasaannya. Misalnya mengatakan kepada mereka “Hei anak yatim”.
2. Orang yang tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
Kemudian Allah Swt. mengemukakan orang yang celaka, yaitu:
a. Orang yang lalai dari Çalatnya,
b. Berbuat ria (Melakukan amal perbuat dengan niat bukan karena Allah SWT/mempertontonkan amal perbuatan baiknya kepada orang lain),
dan
c. Orang yang enggan (menolong dengan) memberikan bantuan barang berguna
Sikap terpuji apa sajakah yang dapat diambil dari ayat di atas? Sikap terpuji yang dapat diambil dari ayat di atas dan perlu kita amalkan ialah:
• Mencintai dan menyayangi anak yatim. Misalnya kita berteman dengan baik, bertutur kata yang santun kepada mereka. Bila kita yatim, maka berbuat yang santun terhadap sesama saudara yatim.
Gambar 6.2 Gambar peserta didik di sekolah sedang memberikan santunan kepada anak yatim.
• Menyayangi dan memberi makan orang-orang miskin. Sudah menjadi kewajiban bagi orang yang punya (kaya) membantu orang yang tak berpunya (miskin).
• Salat ditegakkan atau dilakukan tepat waktu. Apabila tiba waktu salat bersegeralah menunaikannya, pasti beruntung.
• Hindari perbuatan ria yang mempertontonkan amal perbuatan baiknya. Misalnya memamerkan sesuatu yang dimilikinya kepada orang lain hanya untuk berbangga diri.
• Hendaklah memberi bantuan kepada orang yang membutuhkan. Mengapa? Karena manusia itu adalah makhluk sosial, satu dengan lainnya saling membutuhkan.





