Bismillaaah.Assalaamu’alaikum.wr.wb.anak-anak unk daring PAI tgl 20 Febrauri 2021 silahkan tulis cerita di bawah ini:
Jumat, 19 Februari 2021
Kamis, 18 Februari 2021
Daring PAI Ke-5 Kelas 5 Semester 2
2. Siapa saja yang termasuk Rasul Ulul Azmi?
3. Siapa nama anak nabi Nuh yang membangkang dan akhirnya mati tenggelam dengan adanya banjir besar?
4. Siapa nama ayah Nabi Ibrahim As yang berprofesi sebagai pembuat patung?
5. Sebutkan gelar yang di berikan oleh penduduk mekah kepada nabi Muhammad SAW ! bahkan gelar tersebut di berikan sebelum diangkat menjadi Rasul
Jika sudah selesai seperti biasa ya hasilnya di photo dan dijaprikan !
Selamat belajar !
Jumat, 12 Februari 2021
Daring PAI Kelas 6 Semester 2 Bab 7 Pelajaran 8 Senangnya Berakhlak Terpuji (Pertemuan Ke-4)
إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا
“Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah mereka yang paling bagus akhlaknya di antara kalian.” (HR. Tirmidzi no. 1941. Dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jaami’ no. 2201.)
Bahkan dengan akhlak mulia, seseorang bisa menyamai kedudukan (derajat) orang yang rajin berpuasa dan rajin shalat. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
إِنَّ الْمُؤْمِنَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَةَ الصَّائِمِ الْقَائِمِ
“Sesungguhnya seorang mukmin bisa meraih derajat orang yang rajin berpuasa dan shalat dengan sebab akhlaknya yang luhur.” (HR. Ahmad no. 25013 dan Abu Dawud no. 4165. Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhiib no. 2643.)
أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR. Tirmidzi no. 1162. Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 284.)
YANG DI HAFALKAN HADIST DI BAWAH INI:
Dari Abu Hurairah, ia berkata,
سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ فَقَالَ « تَقْوَى
اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ ». وَسُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ فَقَالَ « الْفَمُ وَالْفَرْجُ »
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya mengenai perkara yang banyak
memasukkan seseorang ke dalam surga, beliau menjawab, “Takwa kepada Allah dan
berakhlak yang baik.” Beliau ditanya pula mengenai perkara yang banyak memasukkan
orang dalam neraka, jawab beliau, “Perkara yang disebabkan karena mulut dan
kemaluan.” (HR. Tirmidzi no. 2004 dan Ibnu Majah no. 4246. Al Hafizh Abu Thohir
\
mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).
Jika sudah selesai di japrikan seperti biasa ke nomor 087827115444.Terimakasih
Kamis, 11 Februari 2021
Daring PAI Ke-4 Kelas 5 Semester 2
Bismillaahirrahmaanirraahiim.Assalaamu'alaikum.wr.wb.anak-anak unk daring kali ini, yaitu menulis materi di bawah. Selamat belajar !
Jumat, 05 Februari 2021
Daring PAI Kelas 6 Semester 2 Bab 7 Pertemuan Ke-3
Bismillaahirrahmaanirrahiim.Assalaamu'alaikum.wr.wb.Anak-anak sekalian jangan lupa berdo'a dulu ya sebelum belajar!
Kamis, 04 Februari 2021
Materi Daring PAI Ke 3 Kelas 5 Semester 2 Pelajaran 7 "Mari Mengenal Rasul-Rasul Allah"
1. Merangkum materi di bawah ini
2. Menghahafal SIfat Wajib dan Mustahil Bagi Rosul
Catatan:
-Nilai A : Jika rangkuman di tulis dengan baik dan lengkap
-Nilai B : Jika rangkuman di tulis kurang baik dan lengkap
-Nilai C : Jika rangkuman di tulis Tidak lengkap
-Nilai D: Jika rangkuman di tulis dengan asal-asalan
A. Apa Makna Rasul Allah?
Rasul artinya utusan. Sedangkan Rasulullah artinya utusan Allah Swt., yaitu orang yang menerima wahyu dan berkewajiban menyampaikannya kepada orang lain atau umat manusia. Perhatikan Q.S. al-An’am/6: 48 berikut ini.
Artinya: “Dan tidak Kami mengutus para rasul melainkan untuk memberi kabar gembira dan peringatan”.
Ayat di atas menjelaskan tentang “alasan Allah Swt. mengutus para rasul”? Jawabannya adalah untuk memberi kabar gembira dan memberikan peringatan.
Kabar gembira maksudnya menyampaikan janji Allah Swt. bagi orang yang menaati perintah-Nya. Bagi mereka diberikan kenikmatan dan kesenangan di dunia maupun di akhirat kelak. Rasul memberi peringatan, yaitu bagi mereka yang ingkar kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya akan mendapat balasan buruk yaitu neraka jahanam.
Nabi dan rasul adalah manusia biasa, laki-laki yang dipilih oleh Allah Swt. untuk menerima wahyu. Sebagaimana manusia lainnya rasul pun hidup seperti kebanyakan manusia, yaitu makan, minum, berjalan-jalan, nikah, punya anak, merasa sakit, senang, susah, semakin tua, mati, dan sifat-sifat manusiawi lainnya.
B. Tugas dan Sifat Rasul-rasul Allah
Para utusan Allah mempunyai tugas yang sangat berat, yaitu memimpin manusia agar hidup sejahtera dan bahagia di dunia dan di akhirat. Agar tugas itu sukses dan berhasil, mereka diberi sifat-sifat yang istimewa oleh Allah Swt. Sifat tersebut lebih dikenal dengan “sifat-sifat wajib bagi rasul” artinya sifat yang harus dimiliki seorang rasul.
Ikutilah dialog Fatimah dan ayahnya berikut ini!
Pada suatu waktu terjadi percakapan Fatimah dan ayahnya tentang sifat-sifat rasul. Percakapan itu sebagai berikut:
“Apakah kamu sudah tahu sifat-sifat rasul itu Fatimah? ”tanya ayah Fatimah. “Insya
Allah tahu ayah, yaitu siddiq, amānah, tablig, dan fatānah,” jawab Fatimah.
“Coba kamu jelaskan sifat-sifat itu secara rinci,” pinta ayahnya. “Wah, belum bisa ayah,” jawab Fatimah. “Nah, kalau begitu tolong ambilkan buku kecil di atas meja belajar abangmu, judulnya: Sifat-sifat Wajib bagi Rasul.
Coba kamu buka halaman 8 sampai 10, bacalah dengan baik, nanti kamu jelaskan isinya, kamu pasti bisa,” kata ayahnya meyakinkan Fatimah.
Beberapa jam kemudian Fatimah menghampiri ayahnya yang masih duduk bersama ibunya di ruang makan, seraya berkata “Ayah, aku sudah selesai membaca halaman 8 sampai 10.” “Bagus, sekarang coba kamu jelaskan isi buku yang kamu baca tadi,” pinta ayahnya. “Baiklah ayah,” balas Fatimah dengan penuh semangat.
Pertama, rasul itu bersifat siddiq artinya jujur dan benar. Seorang rasul selalu benar
dalam perkataan dan perbuatan, mustahil dia berkata dusta atau bohong.
Kedua, rasul harus amānah artinya dan dapat dipercaya. Seorang rasul mustahil
khianat. Dia wajib menyampaikan amanah Allah Swt. kepada kaumnya. Semua perkataan,
perbuatan dan tindakan rasul harus benar, dan tidak boleh ingkar janji.
Ketiga, rasul bersifat tabl³g artinya menyampaikan. Seorang rasul harus menyampaikan
pesan Allah Swt. kepada umat walaupun terasa sulit atau dianggap membahayakan.
Rasul tidak boleh menyembunyikan sesuatu yang telah diberikan Allah Swt. kepadanya.
Keempat, rasul bersifat fathānah artinya cerdas, pandai dan bijaksana. Seorang rasul harus pandai dan cerdas akalnya, memiliki kekuatan berpikir yang tinggi, dan memiliki hati yang bersih atau akal budi yang tinggi. Dengan sifat ini, seorang rasul dapat menyelesaikan tugas kerasulannya dengan baik.
“Nah, perlu diketahui bahwa sifat-sifat para rasul yang diuraikan di atas tidak cukup kalau hanya diketahui saja, tetapi harus menjadi sifat dan perilaku kita sebagai manusia dan pengikut para rasul”, kata ayah Fatimah mengakhiri percakapan.
Sekarang kalian tulis dan hafalkan ya SIfat Wajib dan Mustahil Bagi Rasul di Bawah Ini !
يَرْفَعِ
ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ
Allah akan meninggikan
orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu
pengetahuan beberapa derajat.

















